• Link to Facebook
  • Link to WhatsApp
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Contact Us: 0274-898444 Ext.2405
Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam
  • PEMBINAAN
    • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD)
    • Pelatihan Pengembangan Diri (PPD)
    • Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI)
    • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI)
    • Pelatihan Dakwah Masyarakat (PDM)
  • LAYANAN
    • Informasi Ujian Remidi PNDI
    • FAQ Pembinaan Keagamaan
    • Konsultasi Keislaman
    • Formulir Pengislaman
  • DOWNLOAD
    • Buku-Buku DPPAI
    • Buku Pembinaan Keagamaan
    • Kumpulan Hadis TAFAQUH
    • Buletin Al-Islamiyah
    • Buletin Al-Rasikh
  • PROFIL
    • Tentang Organisasi
    • Struktur Organisasi
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
Artikel Dakwah Tendik

Tabayyun dalam Bersosial Media dapat Meningkatkan Imunitas

Tabayyun dalam Bersosial Media dapat Meningkatkan Imunitas

oleh Ervin Yulianita
[email protected]

 

Saat ini telah memasuki era, dimana semua berkembang secara cepat, mulai dari informasi, budaya, pendidikan, dan ekonomi. Perkembangan ini didukung juga oleh teknologi informasi yang telah menyebabkan munculnya ruang publik baru yang disebut media sosial. Ruang publik online ini berbeda dengan ruang publik di dunia nyata. Masyarakat tidak lagi membutuhkan interaksi tatap muka, melainkan lebih mengekspresikan pikiran dan perasaannya di media sosial. Dari kebebasan berkespresi di dunia maya ini mengakibatkan banyak informasi yang pro dan kontra bahkan tersebar juga informasi palsu atau sering disebut dengan hoax.

Sebagai contoh nyata di masa pandemi, hampir seluruh warga dunia termasuk Indonesia, telah diuji oleh Allah SWT. Apalagi dengan meningkatnya kasus Covid-19, hampir seluruh media berisi informasi tentang penyakit ini.  Di media sosial tersebar berita yang mengatakan bahwa beberapa orang menganggap Covid-19 adalah konspirasi. Bahkan ada yang menyebut Covid-19 itu bohong. Ada juga berita hoax terkait vaksinasi corona yang mengatakan bahwa vaksin dapat menyebabkan kematian. Berita hoax dapat tersebar di mana saja, misalnya di dalam kehidupan keseharian kita sendiri. Bisa saja ada orang yang tidak suka dengan kehidupan kita,  kemudian orang yang tidak suka tersebut membuat status atau postingan di media sosial dan memberitakan hal buruk mengenai kita, sehingga akan berdampak negatif pada diri kita.

Pada kesempatan ini penulis mengajak masyarakat, pelajar, mahasiswa untuk lebih bijak dan ‘tabayyun’ dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial (medsos). Sebenarnya Al-Quran mengajarkan orang-orang untuk bersikap kritis, dan selektif dalam menerima informasi atau berita. Sikap kritis dan selektif inilah yang biasa disebut dengan tabayyun. Karena, menyebarkan informasi tanpa verifikasi dan klarifikasi adalah langkah yang tidak baik.

Perintah tabayyun ini semakin penting, ketika perpecahan antar umat beragama atau golongan terjadi disebabkan prasangka-prasangka yang ditimbulkan tanpa memverifikasi terlebih dahulu. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin meningkat pesat dan cepat. Melakukan tabayyun menjadi hal yang tepat untuk kondisi saat ini dalam mengatasi persoalan yang terjadi di era digital.  Khususnya dalam pemanfaatan dalam menyebarkan informasi di media sosial, seperti facebook, whatsapp, instagram, line dan sebagainya. Pentingnya tabayyun merupakan sebuah proses apakah semua informasi yang kita terima benar atau hoax. Jangan asal forwarded, sebar ke berbagai media sosial tanpa melakukan tabayyun dahulu[1]. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hujurat (49) : 6:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman, jika orang fasik datang kepada kalian membawa suatu berita, maka periksalah supaya kalian tidak menimpakan musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadannya, sehingga jadilah kalian menyesal atas apa yang telah kalian lakukan itu.”

Urgensi tabayyun merupakan akhlak yang penting dalam menyikapi informasi. Pentingnya tabayyun dapat diketahui melalui manfaat yang diperoleh ketika melakukannya dan bahaya yang akan menimpa ketika tidak melakukannya.

Tabayyun sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, terutama kehidupan bermasyarakat. Adapun beberapa manfaat yang diperoleh antara lain:

1) Menjaga tali silaturahmi;

2) Informasi yang diberikan valid;

3) Menjaga persahabatan;

4) Menyelamatkan diri dari salah paham;

5) Tidak menyabarkan berita hoax;

6) Menjaga lisan dari dosa;

7) Memberikan ketentraman pada jiwa;

8) Menghindar dari fitnah[2].

Sedangkan bahaya meninggalkan tabayyun itu dapat menimbulkan dampak negatif, antara lain:

1) Menuduh orang baik dan bersih dengan dusta ;

2) Timbul kecemasan dan penyesalan;

3) Terjadinya kesalahfahaman bahkan pertumpahan darah[3].

Menjaga mentalitas tetap baik di masa pandemi dengan bertabayyun terhadap informasi di media sosial menjadi salah satu cara agar imunitas tubuh selalu prima.

Mari, sebagai umat muslim harus selalu melakukan tabayyun dalam segala hal.

 

Maraji’:

[1] https://kumparan.com/deni-darmawan-official/solusi-al-quran-menangkal-hoax-1uz6Cwv3UWm/full

[2] Ryana Twins, 2017, “8 Manfaat Tabayyun Untuk Kehidupan”, (Online), Tersedia: https://manfaat.co.id/manfaat-tabayyun (15 April 2018).

[3] Dina Nasicha, “Makna Tabayyun Dalam Al-Qur’an (Studi Perbandingan Antara Tafsir Al-Muyassar dan Tafsir Al-Mishbah)”, Skripsi, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2016, hal. 22.

 

31/07/2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://dppai.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/DPPAI-2022.png 0 0 Ridho Frihastama https://dppai.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/DPPAI-2022.png Ridho Frihastama2021-07-31 15:00:512021-08-03 22:53:07Tabayyun dalam Bersosial Media dapat Meningkatkan Imunitas

Pages

  • Beranda Utama
  • Buku Eksistensi Pemuda Muslim Digital
  • Buku Pembinaan Keagamaan
  • Buku-Buku DPPAI
  • Buletin Al-Rasikh
  • Buletin Al-Rasikh 2022
  • Buletin Al-Rasikh 2023
  • Daftar Ulang
  • Dakwah Dosen Tendik UII
  • Formulir Pengislaman
  • GALERI
  • Informasi Ujian Remidi PNDI
  • Kata Pengantar
  • Kententuan Penulisan Al-Rasikh
  • Konsultasi Keislaman
  • Konsultasi Keislaman Baru
  • Kumpulan Hadis TAFAQUH
  • Kumpulan Laman
  • Lembaga Dakwah
  • Lingkup Kegiatan
  • Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI)
  • Pelatihan Dakwah Masyarakat (PDM)
  • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD)
  • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD) – Lama
  • Pelatihan Pengembangan Diri (PPD)
  • PEMBINAAN
  • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI)
  • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI) (copy)
  • Ruang Berita DPPAI
  • Struktur Organisasi
  • TAFAQUH
  • Tentang Organisasi
  • Tulisan Al-Islamiyah
  • Visi Misi & Strategi

Categories

  • Akhlaq
  • Al-Islamiyah
  • Aqidah
  • Artikel Dakwah Tendik
  • Berita
  • Berita Universitas
  • BTAQ dan PI
  • Buletin Al-Rasikh
  • Data Peserta
  • Fiqh
  • Hasil Ujian
  • Ibadah
  • Kegiatan
  • Lainnya
  • ONDI
  • Pengumuman
  • Pesantrenisasi
  • Pesantrenisasi I
  • Pilihan
  • Uncategorized

Archive

  • Maret 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Juli 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • Maret 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Maret 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • Mei 2019
  • Desember 2018
  • Juli 2018
  • Juni 2017
  • Maret 2017
  • Februari 2017
  • Januari 2017

Gedung Masjid Ulil Albab Lt.3
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: 0274-898444 Ext. 2405
Whatsapp: +62 815-8881-364
Email: [email protected]

 

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2021.

© Hak Cipta 2024 - Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam UII | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Konten dimutakhirkan 10 Januari 2025
  • Link to Facebook
  • Link to WhatsApp
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Link to: Sabar, Syukur, Dan Ikhtiar Maksimal Dalam Menghadapi Pandemi Link to: Sabar, Syukur, Dan Ikhtiar Maksimal Dalam Menghadapi Pandemi Sabar, Syukur, Dan Ikhtiar Maksimal Dalam Menghadapi Pandemi Link to: Ketaatan Total Pada Syariah Allah Link to: Ketaatan Total Pada Syariah Allah Ketaatan Total Pada Syariah Allah
Scroll to top Scroll to top Scroll to top