• Link to Facebook
  • Link to WhatsApp
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Contact Us: 0274-898444 Ext.2405
Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam
  • PEMBINAAN
    • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD)
    • Pelatihan Pengembangan Diri (PPD)
    • Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI)
    • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI)
    • Pelatihan Dakwah Masyarakat (PDM)
  • LAYANAN
    • Informasi Ujian Remidi PNDI
    • FAQ Pembinaan Keagamaan
    • Konsultasi Keislaman
    • Formulir Pengislaman
  • DOWNLOAD
    • Buku-Buku DPPAI
    • Buku Pembinaan Keagamaan
    • Kumpulan Hadis TAFAQUH
    • Buletin Al-Islamiyah
    • Buletin Al-Rasikh
  • PROFIL
    • Tentang Organisasi
    • Struktur Organisasi
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
Berita

Diskusi Tematik “Menjawab Problematika Childfree dalam Pandangan Psikologi Islam”

Fenomena childfree sekarang ini sedang marak diperbincangkan di kalangan masyarakat luas. Hal ini menimbulkan pro dan kontra baik di media sosial dan lingkungan masyarakat. Childfree sendiri secara umum dapat dikatakan sebagi keinginan untuk tidak memiliki anak dalam sebuah rumah tangga.

Bersama dengan hal tersebut, Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan kegiatan diskusi tematik #1 mengusung tema “Menjawab Problematika Childfree dalam Pandangan Psikologi Islam”. Diskusi ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 18 Februari 2022 secara online melalui platform zoom meeting. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya dari DPPAI UII untuk memberikan pemahaman yang lebih lanjut kepada mahasiswa serta masyarakat umum terkait adanya fenomena childfree yang dilihat dari sudut pandang psikologi Islam.

Pada kegiatan diskusi ini, DPPAI mengundang narasumber ahli psikologi yaitu Dr.rer.nat.Dian Sari Utami , S.Psi., MA. selaku Dosen Psikologi, Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosisal Budaya Universitas Islam Indonesia. Yang mana dimoderatori oleh Santri Pengabdian Pondok Pesantren UII yitu Dylia Putri Ramadhani S.Psi.

Berdasarkan pemaparan dari Dr.rer.nat.Dian Sari Utami , S.Psi., MA. faktor yang melatarbelakangi adanya pemikiran childfree yang pertama yaitu, adanya trauma di masa lalu, khususnya dengan orang tuanya kemudian hal itu menyebabkan rasa takut kejadian tersebut terulang kepada anaknya. Kedua, adanya rasa kurang efikasi diri (percaya diri) ketika ia menjalani peran sebagai orang tua. Ketiga, adanya rasa kurang menghargai dan kurang menerima diri sendiri atas apa yang dimilikinya, yaitu ketika seseorang merasa dirinya belum pantas untuk menjadi orang tua yang nantinya akan mendidik anaknya. Keempat yaitu gaya hidup free life, yaitu keadaan diamana seseorang tidak ingin kehilangan ‘masa mudanya’, tidak ingin waktu pribadi dengan teman-temannya menjadi hilang. Faktor kelima yaitu terdapat dorongan maupun paksaan dari pemerintah yang berpengaruh pada situasi politik di suatu negara. Situasi politik di setiap negara tentu berbeda, contohnya ketika pemerintah mengeluarkan aturan untuk program tidak memiliki anak, atau satu kepala keluarga dibatasi hanya boleh memiliki satu anak dan sebagainya.

Secara perspektif Islam, rasa takut untuk memiliki anak yang kemudian menimbulkan pola pikir untuk bersikap serta memutuskan untuk tidak memiliki anak (childfree) merupakan indikasi dari kurangnya ketaqwaan seseorang kepada Allah. Rasa takut tersebut perlu dikelola dengan mempersipakan diri sebelum menikah, agar hati dan mentalnya lebih kuat. Indikasi bahwa seseorang sudah siap untuk menikah yaitu tidak adanya rasa takut serta khawatir akan urusan dunia. Karena Allah akan menolong dan melancarkan setiap perjalanan ibadahnya setelah menikah.

Apabila ada seorang muslim yang memilih untuk menerapkan childfree dalam hidupnya disebabkan karena khawatir akan finansial, maka jauh sebelum orang itu berpikir untuk tidak memiliki anak, Allah telah berfirman dalam Q.S. Al-Isra’ ayat 31 yang artinya, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anak mu karena takut kemiskinan, Kamilah yang akan memberi rizki kepada mereka dan juga kepadamu”. Pada ayat tersebut Allah menjamin bahwa Allah akan mencukupkan rizki bagi setiap hamba-Nya maka rasa khawatir dan takut tidak mampu membiayai hidup keluarga hendaknya bukan menjadi permasalahan yang utama untuk mengambil keptusan childfree.

19/02/2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://dppai.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/02/Childfree-Diskusi-Tematik.jpg 1440 2555 admin https://dppai.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/DPPAI-2022.png admin2022-02-19 11:15:562022-02-24 11:18:23Diskusi Tematik “Menjawab Problematika Childfree dalam Pandangan Psikologi Islam”

Pages

  • Beranda Utama
  • Buku Eksistensi Pemuda Muslim Digital
  • Buku Pembinaan Keagamaan
  • Buku-Buku DPPAI
  • Buletin Al-Rasikh
  • Buletin Al-Rasikh 2022
  • Buletin Al-Rasikh 2023
  • Daftar Ulang
  • Dakwah Dosen Tendik UII
  • Formulir Pengislaman
  • GALERI
  • Informasi Ujian Remidi PNDI
  • Kata Pengantar
  • Kententuan Penulisan Al-Rasikh
  • Konsultasi Keislaman
  • Konsultasi Keislaman Baru
  • Kumpulan Hadis TAFAQUH
  • Kumpulan Laman
  • Lembaga Dakwah
  • Lingkup Kegiatan
  • Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI)
  • Pelatihan Dakwah Masyarakat (PDM)
  • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD)
  • Pelatihan Kepemimpinan dan Dakwah (PKD) – Lama
  • Pelatihan Pengembangan Diri (PPD)
  • PEMBINAAN
  • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI)
  • Pendalaman Nilai Dasar Islam (PNDI) (copy)
  • Ruang Berita DPPAI
  • Struktur Organisasi
  • TAFAQUH
  • Tentang Organisasi
  • Tulisan Al-Islamiyah
  • Visi Misi & Strategi

Categories

  • Akhlaq
  • Al-Islamiyah
  • Aqidah
  • Artikel Dakwah Tendik
  • Berita
  • Berita Universitas
  • BTAQ dan PI
  • Buletin Al-Rasikh
  • Data Peserta
  • Fiqh
  • Hasil Ujian
  • Ibadah
  • Kegiatan
  • Lainnya
  • ONDI
  • Pengumuman
  • Pesantrenisasi
  • Pesantrenisasi I
  • Pilihan
  • Uncategorized

Archive

  • Maret 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Juli 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • Maret 2021
  • Desember 2020
  • November 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Maret 2020
  • Desember 2019
  • November 2019
  • Oktober 2019
  • Mei 2019
  • Desember 2018
  • Juli 2018
  • Juni 2017
  • Maret 2017
  • Februari 2017
  • Januari 2017

Gedung Masjid Ulil Albab Lt.3
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: 0274-898444 Ext. 2405
Whatsapp: +62 815-8881-364
Email: [email protected]

 

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2021.

© Hak Cipta 2024 - Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam UII | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Konten dimutakhirkan 10 Januari 2025
  • Link to Facebook
  • Link to WhatsApp
  • Link to Instagram
  • Link to Youtube
Link to: Pelatihan Khatib Jumat Se-Kapanewon Cangkringan Link to: Pelatihan Khatib Jumat Se-Kapanewon Cangkringan Pelatihan Khatib Jumat Se-Kapanewon Cangkringan Link to: Hasil Ujian BTAQ 24 Februari 2022 Link to: Hasil Ujian BTAQ 24 Februari 2022 Hasil Ujian BTAQ 24 Februari 2022
Scroll to top Scroll to top Scroll to top