NILAI PLUS UII, DIBANDING PERGURUAN TINGGI LAIN

Sebelum mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) diterjunkan ke masyarakat, dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa UII dibekali dengan materi dan praktik langung cara mengukur arah kiblat, menjadi khatib jum’at, mengurus jenazah, dan akhlak bermasyarakat. Harapannya, permasalahan-permasalahan yang muncul dalam masyarakat dapat diatasi langsung oleh teman-teman mahasiswa, ungkap Drs. Jamroni. M.SI dalam sambutan pesantrenisasi pra KKN (5/10/2013) yang bertempat di Rumah Susun Mahasiswa (RUSUNAWA) I. Kegiatan pesantrenisasi pra KKN berlangsung selama dua hari, sabtu dan minggu (5-6/10/2013)

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Ir. Bachnas, M.Sc mengungkapkan bahwa di UII pendidikan keagamaan telah masuk dalam kurikulum formal, totalnya sekitar 12 Satuan Kredit Semester (SKS). Disamping itu, UII juga memberikan pembinaan kepada seluruh mahasiswa mulai dari Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI), Latihan Kepemimpinan Islam (LKID), Pesantrenisasi tahap I, dan terakhir pesantrenisasi pra KKN. Ini semua menjadi nilai tambah bagi UII dibandingkan dengan Perguruan Tinggi yang lain. “Pendidikan keagaman yang msuk dalam kurikulum formal ada 12 sks, ini mnjdi nilai plus.

Disamping kurikulum formal, ditambah pembinaan, mulai dari masuk ke UII, yaitu  ONDI, pesantrenisasi, dan LKID”

 

 


 
BANTUAN INFORMASI?