Pengetahuan Tanpa Karakter Berbuah Petaka Bagi Bangsa

Karakter menjadi elemnen yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang, terlebih bagi yang berpendidikan tinggi. Pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang tanpa dibarengi oleh karakter menjadi salah satu petaka bagi sebuah bangsa. Ilmu tanpa dibarengi dengan nilai kemanusiaan dan beragama tanpa pengorbanan juga menjadi penyumbang petaka tersebut.

“Ingin kaya tanpa bekerja dan menikmati kekayaan tanpa suara hati juga menjadi petaka bagi bangsa kita ini” kata muballigh kondang Ust. Wijayanto saat pengajian dalam rangka milad UII ke-69 pada Sabtu, (23/6) di auditorium Kahar Muzakkir kampus terpadu UII.

Dalam pengajian yang bertema ‘membangun mental mahasiswa menjadi sarjana yang berkarakter’ ini, ustadz yang biasa mengisi pengajian di beberapa stasiun swasta ternama itu mengajak jama’ah yang didominasi oleh mahasiswa dan warga sekitar kampus untuk berupaya membangun mental agar menjadi pribadi yang berkarakter.

Ustadz Wijayanto mengatakan karakter tersebut dapat ditunjukkan misalnya menghormati tetangga dan tamu. Sebagaimana hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya menghormati tetangga dan memuliakan tamunya. Tamu dan tetangga dapat diartikan secara luas yaitu mereka yang ada di sekeliling kita.

“Hadits Nabi yang lain mengatakan bukan termasuk orang yang beriman mereka yang bisa tidur nyenyak padahal tahu kalau tetangganya kelaparan” tambahnya.

Usai pengajian, panitia membagikan door prize bagi jama’ah yang berasal dari warga sekitar kampus. Puluhan door prize termasuk sebuah sepeda gunung diberikan kepada warga non-UII yang dapat menjawab beberapa pertanyaan.