Ziarah Makam Tokoh UII Menyambut Milad Ke-68

Sebagai universitas yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangannya, tentunya berbagai keberhasilan yang diraih dan dinikmati saat ini tak lepas dari peran para tokoh yang telah banyak memberikan kontribusinya dimasa lalu. Dengan dasar itulah Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menggelar ziarah bersama ke makam para tokoh sebagai salah satu agenda kegiatan menyambut Milad UII ke-68, pada Senin pagi (20/6).

Sebelumnya rombongan ziarah yang terdiri dari sejumlah pegawai edukatif dan administrativ, Ketua dan sejumlah pengurus IKI, dilepas oleh Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, MEc., di Gedung Rektorat GBPH Prabuningrat Kampus Terpadu Jalan Kaliurang 14,5 Sleman, di dampingi Wakil Rektor I Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum.,Ph.D, Wakil Rektor III Ir Bachnas M.Sc serta ketua panitia Milad UII ke-68 Dr. M. Syamsudin, SH., MH.

Peletakan Bunga Oleh Rektor UII

Dalam sambutannya Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, MEc. menyampaikan, bawasannya melalui kegiatan ziarah seperti ini dapat dijadikan sebagai media refleksi diri dimana kehidupan didunia hanyalah sementara, sehingga kita dapat mengisi kehidupan ini dengan hal yang baik dan sesuai dengan tuntunan-Nya.

Lebih lanjut Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, MEc. mengungkapkan, bagi UII kegiatan ini juga merupakan bagian wujud sikap menghargai kepada pihak yang telah memberikan kontribusinya, sehingga selama 68 tahun semenjak berdirinya UII mampu terus bertahan, bahkan membuat UII mempunyai posisi yang diperhitungkan dikalangan universitas baik swasta maupun negeri secara nasional. Pengakuan dari  masyarakat juga dapat dilihat dari banyaknya jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar pada tahun ini.

Setelah upacara pembukaan rombongan berangkat dengan mengendarai dua buah bis menuju ketujuan pertama yakni Makam Keluarga Universitas Gajah Mada (UGM), dimana pada kompleks pemakaman inilah Alm. Prof. Dr. Ace Partadiredja (Rektor UII 1982-1989) dan Ir. RHA. Sahirul Alim, M.Sc. (Pembantu Rektor II, 1973-1981, dan Pembantu Rektor IV, 1982-1985) dimakamkan. Di pemakaman ini sejumlah keluarga juga hadir untuk memanjatkan do’a bersama yang dipimpin oleh Pengembangan Dakwah DPPAI UII Drs. Zamroni, MSI.

Selanjutnya rombongan melanjutkan ziarah menuju Taman Makam Pahlawan di Jalan Kusumanegara. Di tempat ini pula sejumlah tokoh nasional dimakamkan, yang mana diantaranya adalah Ki Hajar Dewantara dan Jenderal Soedirman. Sementara itu salah satu tokoh yang pernah memimpin UII yang diamakamkan disini adalah Prof. Dr. dr. Sardjito. Beliau merupakan Rektor UII periode 1963-1970. Saat ini nama beliau diabadikan menjadi salah satu nama gedung di kampus terpadu UII. Di Taman Makam Pahlawan ini pula rombongan terlebih dahulu memanjatkan do’a di makam Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Rombongan selanjutnya menuju Kotagede, untuk menziarahi dua makam tokoh UII, yaitu alm. Prof. RHA. Kasmat Bahuwinangun (Rektor UII, 1960-1963) dan alm. Prof. KH. Abdul Kahar Muzakkir (Rektor pertama UII, 1945-1960). Alm. Prof. RHA. Kasmat Bahuwinangun dimakamkan di Makam Keluarga Bahoewinangoen yang terletak di Rejosari. Sedangkan alm. Prof. KH. Abdul Kahar Muzakkir dimakamkan di Makam Islam Boharen, Purbayan.

Ziarah diakhiri dengan mengunjungi makam H. GBPH Prabuningrat di makam Raja-raja Imogiri. Beliau menjabat sebagai ketua Presidium pada tahun 1970-1973. GBPH Prabuningrat yang namanya diabadikan menjadi nama gedung Rektorat UII ini terpilih sebagai Rektor dalam tiga periode berturut-turut (1973-1978, 1978-1981, 1982-1986). Pada periode yang ketiga, kepemimpinannya hanya berlangsung kurang dari satu tahun karena meninggal dunia pada akhir tahun 1982. Pada masa beliau inilah antusiasme masyarakat untuk masuk UII memperlihatkan perkembangan yang signifikan.

TAGS:  ,

 
BANTUAN INFORMASI?